Sabtu, 25 April 2009

Laporan Bab 7

BAB I
PEMBAHASAN


Alat dan Bahan yang Digunakan

1. IC 74LS08 (Untuk contoh penerapan gerbang AND)
2. IC 74LS32 (Untuk contoh penerapan gerbang OR)
3. IC 74LS04 (Untuk penerapan gerbang NOT)
4. IC 74LS86 (Untuk penerapan gerbang NOR)
5. Logic Board
6. Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1. Pasang satu-persatu IC 74LS08, IC 74LS32, IC 74LS04, IC 74LS86, pada Digital Trainer kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2. Membuat rangkaian Half Adder.
3. Mengatur input A dan B sesuai dengan table kebenaran dengan menggunakan LOGIC SWITCH pada Digital Trainer. Setelah itu mengamatinya dengan menggunakan LOGIC MONITOR lalu mencatat output SUM dan CARRY pada table percobaan.
4. Membuat rangkaian Full Adder.
5. Aturlah input A, B dan CARRY In menggunakan LOGIC SWITCH sesuai dengan table kebenaran. Setelah itu mengamatinya dengan menggunakan LOGIC MONITOR lalu mencatat output SUM dan CARRY dalam table percobaan.
6. Mengaulangi percobaan Half Adder dan Full Adder dengan menggunakan gerbang EX-OR, AND dan OR.

A. Penerapan Rangkaian Half Adder

Tabel kebenaran Rangakaian Half Adder

Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Half Adder ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram Rangakaian Half Adder



Skema pengkabelan Rangakaian Half Adder

B. Penerapan Rangkaian Full Adder

Tabel kebenaran Rangakaian Full Adder

Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full Adder ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram Rangakaian Full Adder



Skema pengkabelan Rangakaian Full Adder

BAB II
KESIMPULAN


Half Adder adalah suatu rangkaian penjumlahan sistem bilangan biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1bit saja. Rangkaian Half Adder memiliki 2 terminal input untuk 2 variabel bilangan biner clan 2 terminal output, yaitu SUMMARY OUT (SUM) dan CARRY OUT (CARRY).
Rangkaian Full Adder dapat digunakan untuk menjumlahkan bilangan-bilangan biner yang lebih dari 1bit. Penjumlahan bilangan-bilangan biner sama halnya dengan penjumlahan bilangan decimal dimana hasil penjumlahan tersebut terbagi menjadi 2bagian, yaitu SUMMARY (SUM) dan CARRY, apabila hasil penjumlahan pada suatu tingkat atau kolom melebihi nilai maksimumnya maka output CARRY akan berada pada keadaan logika 1.



Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099


Laporan Bab 5

BAB I
PEMBAHASAN

Alat dan Bahan yang Digunakan

1. IC TTL J-K 7473 (Untuk contoh penerapan JK Flip-Flop)
2. Logic Board
3. Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1. Pasang IC TTL J-K 7473 (Untuk contoh penerapan JK Flip-Flop) pada Digital Trainer Kit kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2. Hubungkan terminal input J, K, Clok dan Clear pada LOGIC SWITCH dan Digital Trainer.
3. Hubungkan terminal output Q’ dan Q pada LOGIC MONITOR dari Digital Trainer..
4. Memeriksa kembali rangkaian percobaan ini, apabila sudah benar maka percobaan dapat dimulai.
5. Selanjutnya berikan keadaan-keadaan logic input seperti pada table percobaan dibawah ini, kondisi CLEAR pada logic 0, amati kondisi inputnya.
6. Selanjutnya mengubah dengan CLEAR = 1, amati kondisi outputnya dan isikan dalam table percobaan. 

Penerapan JK Flip-Flop

Tabel kebenaran JK Flip-Flop


Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan JK Flip-Flop ini menunjukan Salah/(0).

Skema pengkabelan percobaan JK Flip-Flop



BAB II
KESIMPULAN


Kesimpulan dari laporan flip-flop yaitu mempelajari suatu rangkaian yang terdiri dari dua elemen aktif (transistor) yang kernya saling berkaitan. Dan flip-flop memiliki fungsi yaitu menyimpan bilangan biner, mencacah pulsa dan menyerempakkan / men-sinkronka rangkaian aritmatika. Jenis – jenis flip-flop ada 5 yaitu :
1. R-S flip-flop
2. J-K flip-flop
3. J-K flip-flop dengan Preset dan clear
4. D flip-flop
5. Master-Slave flip-flop



Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099


Laporan Bab 6

BAB I
PEMBAHASAN


Alat dan Bahan yang Digunakan
1. IC TIL Counter 7490 (Untuk contoh penerapan Rangkaian Pencacah Biner)
2. Logic Board
3. Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1. Pasang IC TIL Counter 7490 (Untuk contoh penerapan Rangkaian Pencacah Biner) pada Digital trainer Kit kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2. Hubungkan output flip-flop A (pin 12) dengan input flop-flop B(pin 1) dan input clok flip-flop A dihubungkan dengan LOGIC SWITCH dari Digital Trainer.
3. Pin2, 3 dan 6, 7 keduanya dihubungakn dengan saklar pada LOGIC SWITCH yang akan memberikan kondisi “0” dan “1”. Pada saat muali mencacah CLEAR dan RESET = 0, sedang bila pada saat RESET, CLEAR dan RESET = 1.
4. Hubungkan flip-flop A, B, C dan D dengan LOGIC MONITOR yng tersedia pada Digital Trainer.
5. Setelah input RESET diberi logika 0 dengan menggunakan LOGIC SWITCH sehinga siap untuk memulai mencacah.

Penerapan Rangakaian Pencacah Biner

Tabel kebenaran Rangkaian Pencacah Biner

Ket :1 = Benar0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangkaian Pencacah Biner ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram Rangkaian Pencacah Biner

Skema pengkabelan Rangkaian Pencacah Biner

BAB II

KESIMPULAN
1. Pencacah/ counter merupakan rangkaian-rangkaian logika pengurut.
2. Counter pada umumnya menggunakan IC TTL Counter 7490 atau SN 7474.
3. Sebelum mencacah, flip-flop harus direset dahulu.
4. Pada saat mulai mencacah semua input J dan K harus bernilai 1.



Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099