Kamis, 07 Mei 2009

Laporan Bab 8

BAB I

PEMBAHASAN

Alat dan Bahan yang Digunakan

  1. IC 74LS08 (Untuk contoh penerapan gerbang AND)

  2. IC 74LS32 (Untuk contoh penerapan gerbang OR)

  3. IC 74LS04 (Untuk penerapan gerbang NOT)

  4. IC 74LS86 (Untuk penerapan gerbang NOR)

  5. Logic Board

  6. Kabel jumper secukupnya

  1. Penerapan Rangkaian Half Subtractor

Keterangan :

Pertama kali masing-masing IC untuk kaki ke 7 dihubungkan pada Ground dan kaki ke 14 nya dihubungkan ke Vcc. Rangkaian Half Subtractor ini memakai 3 IC, adalah 7486, 7408 dan 7404. Input A yang pertama dimasukkan pada kaki 1 IC 7486 dan kaki 1 pula IC 7404. input B ke kaki 2 nya dank e kaki 1 IC 7408. kaki 3 pada IC 7486 adalah merupakan SUM yang dihubungkan ke logic Monitor. Kaki 2 pada IC 7404 adalah output yang dijadikan input kembali ke kaki 2 IC 7408, dan kaki 3 nya dihubungkan ke logic monitor pula yang merupakan borrow.

Tabel kebenaran Rangakaian Half Subtractor

Ket :

1 = Benar

0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Half Subtractor ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram Rangakaian Half Subtractor

Skema pengkabelan Rangakaian Half Subtractor


  1. Penerapan Rangkaian Full Subtractor

Keterangan :

Rangkaian Full Subtractor ini menggunakan 4 IC, adalah 7486, 7404, 7408 dan 7432. Mulanya hubungkan kaki ke 14 masing-masing IC ke Vcc dan kaki ke 7 ke Ground. Masukkan input A dari logic switch ke kaki 1 IC 7486 dan kaki 1 IC 7404. Input B ke kaki 2 IC 7486 dan kaki 1 IC 7408. Output dari IC 7486 yaitu kaki 3 dihubungkan kembali menjadi input di kaki 14 nya dan kaki 5 IC 7408. Borrow in dimasukkan pada kaki 12 IC 7486 dan outputnya sebagai DIFF. Output pada kaki 2 IC 7404 dihubungkan ke kaki 2 IC 7408 sebagai input dan outputnya pada kaki 3 langsung menuju kaki 2 IC 7432, sedangkan masukan kaki 1 pada IC 7432 adalah dari output 7408 kaki 6 nya. Output akhir pada kaki 3 IC 7432 yaitu BORROW OUT langsung dihubungkan ke logic monitor begitu juga DIFF nya.

Tabel kebenaran Rangakaian Full Subtractor

Ket :

1 = Benar

0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full Subtractor r ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram Rangakaian Full Subtractor

Skema pengkabelan Rangakaian Full Subtractor


BAB II

KESIMPULAN

Half Subtractor adalah suatu rangkaian yang dapat digunakan untuk melakukan operasi pengurangan data-data bilangan biner hingga 1 bit saja.

Full Subtractor digunakan untuk melakukan operasi pengurangan bilangan-bilangan biner yang lebih dari 1 bit.

Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099

Sabtu, 25 April 2009

Laporan Bab 7

BAB I
PEMBAHASAN


Alat dan Bahan yang Digunakan

1. IC 74LS08 (Untuk contoh penerapan gerbang AND)
2. IC 74LS32 (Untuk contoh penerapan gerbang OR)
3. IC 74LS04 (Untuk penerapan gerbang NOT)
4. IC 74LS86 (Untuk penerapan gerbang NOR)
5. Logic Board
6. Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1. Pasang satu-persatu IC 74LS08, IC 74LS32, IC 74LS04, IC 74LS86, pada Digital Trainer kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2. Membuat rangkaian Half Adder.
3. Mengatur input A dan B sesuai dengan table kebenaran dengan menggunakan LOGIC SWITCH pada Digital Trainer. Setelah itu mengamatinya dengan menggunakan LOGIC MONITOR lalu mencatat output SUM dan CARRY pada table percobaan.
4. Membuat rangkaian Full Adder.
5. Aturlah input A, B dan CARRY In menggunakan LOGIC SWITCH sesuai dengan table kebenaran. Setelah itu mengamatinya dengan menggunakan LOGIC MONITOR lalu mencatat output SUM dan CARRY dalam table percobaan.
6. Mengaulangi percobaan Half Adder dan Full Adder dengan menggunakan gerbang EX-OR, AND dan OR.

A. Penerapan Rangkaian Half Adder

Tabel kebenaran Rangakaian Half Adder

Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Half Adder ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram Rangakaian Half Adder



Skema pengkabelan Rangakaian Half Adder

B. Penerapan Rangkaian Full Adder

Tabel kebenaran Rangakaian Full Adder

Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan Rangakaian Full Adder ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram Rangakaian Full Adder



Skema pengkabelan Rangakaian Full Adder

BAB II
KESIMPULAN


Half Adder adalah suatu rangkaian penjumlahan sistem bilangan biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1bit saja. Rangkaian Half Adder memiliki 2 terminal input untuk 2 variabel bilangan biner clan 2 terminal output, yaitu SUMMARY OUT (SUM) dan CARRY OUT (CARRY).
Rangkaian Full Adder dapat digunakan untuk menjumlahkan bilangan-bilangan biner yang lebih dari 1bit. Penjumlahan bilangan-bilangan biner sama halnya dengan penjumlahan bilangan decimal dimana hasil penjumlahan tersebut terbagi menjadi 2bagian, yaitu SUMMARY (SUM) dan CARRY, apabila hasil penjumlahan pada suatu tingkat atau kolom melebihi nilai maksimumnya maka output CARRY akan berada pada keadaan logika 1.



Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099


Laporan Bab 5

BAB I
PEMBAHASAN

Alat dan Bahan yang Digunakan

1. IC TTL J-K 7473 (Untuk contoh penerapan JK Flip-Flop)
2. Logic Board
3. Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1. Pasang IC TTL J-K 7473 (Untuk contoh penerapan JK Flip-Flop) pada Digital Trainer Kit kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2. Hubungkan terminal input J, K, Clok dan Clear pada LOGIC SWITCH dan Digital Trainer.
3. Hubungkan terminal output Q’ dan Q pada LOGIC MONITOR dari Digital Trainer..
4. Memeriksa kembali rangkaian percobaan ini, apabila sudah benar maka percobaan dapat dimulai.
5. Selanjutnya berikan keadaan-keadaan logic input seperti pada table percobaan dibawah ini, kondisi CLEAR pada logic 0, amati kondisi inputnya.
6. Selanjutnya mengubah dengan CLEAR = 1, amati kondisi outputnya dan isikan dalam table percobaan. 

Penerapan JK Flip-Flop

Tabel kebenaran JK Flip-Flop


Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan JK Flip-Flop ini menunjukan Salah/(0).

Skema pengkabelan percobaan JK Flip-Flop



BAB II
KESIMPULAN


Kesimpulan dari laporan flip-flop yaitu mempelajari suatu rangkaian yang terdiri dari dua elemen aktif (transistor) yang kernya saling berkaitan. Dan flip-flop memiliki fungsi yaitu menyimpan bilangan biner, mencacah pulsa dan menyerempakkan / men-sinkronka rangkaian aritmatika. Jenis – jenis flip-flop ada 5 yaitu :
1. R-S flip-flop
2. J-K flip-flop
3. J-K flip-flop dengan Preset dan clear
4. D flip-flop
5. Master-Slave flip-flop



Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099


Laporan Bab 6

BAB I
PEMBAHASAN


Alat dan Bahan yang Digunakan
1. IC TIL Counter 7490 (Untuk contoh penerapan Rangkaian Pencacah Biner)
2. Logic Board
3. Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1. Pasang IC TIL Counter 7490 (Untuk contoh penerapan Rangkaian Pencacah Biner) pada Digital trainer Kit kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2. Hubungkan output flip-flop A (pin 12) dengan input flop-flop B(pin 1) dan input clok flip-flop A dihubungkan dengan LOGIC SWITCH dari Digital Trainer.
3. Pin2, 3 dan 6, 7 keduanya dihubungakn dengan saklar pada LOGIC SWITCH yang akan memberikan kondisi “0” dan “1”. Pada saat muali mencacah CLEAR dan RESET = 0, sedang bila pada saat RESET, CLEAR dan RESET = 1.
4. Hubungkan flip-flop A, B, C dan D dengan LOGIC MONITOR yng tersedia pada Digital Trainer.
5. Setelah input RESET diberi logika 0 dengan menggunakan LOGIC SWITCH sehinga siap untuk memulai mencacah.

Penerapan Rangakaian Pencacah Biner

Tabel kebenaran Rangkaian Pencacah Biner

Ket :1 = Benar0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan Rangkaian Pencacah Biner ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram Rangkaian Pencacah Biner

Skema pengkabelan Rangkaian Pencacah Biner

BAB II

KESIMPULAN
1. Pencacah/ counter merupakan rangkaian-rangkaian logika pengurut.
2. Counter pada umumnya menggunakan IC TTL Counter 7490 atau SN 7474.
3. Sebelum mencacah, flip-flop harus direset dahulu.
4. Pada saat mulai mencacah semua input J dan K harus bernilai 1.



Partner / Teman Sebangku : Muhhamad Asci Navis / 123070099




Kamis, 19 Maret 2009

Laporan Bab 3

BAB I
PEMBAHASAN


Alat dan Bahan yang Digunakan

1.IC 74LS00 (Untuk penerapan gerbang NAND)
2.Logic Board
3.Kabel jumper secukupnya

Langkah-Langkah

1.Pasang satu-persatu IC 74LS00, pada alat pencoba gerbang kebenaran kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.
2.Setelah Input-input sudah dihubungkan, kemudian hubungkan VCC dengan 5Volt dengan kabel jumper.
3.Kemudian hubungkan elemen ke 7 yaitu GND pada IC ke GND yang ada pada Logic Board.
4.Setelah kita menghubungkannya sesuai tempat-tempat fungsinya, kemudian kita dapat mencoba hasil kebenaran yang akan muncul sesuai yang akan di tunjukan oleh nyala lampu merah.

A.Penerapan Gerbang AND

Tabel kebenaran Gerbang






Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan AND ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram AND







Skema pengkabelan Gerbang AND

















B.Penerapan Gerbang OR

Tabel kebenaran Gerbang






Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan OR ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram OR








Skema pengkabelan Gerbang OR





















C.Penerapan Gerbang EX-OR

Tabel kebenaran Gerbang EX-OR






Ket :
1 = Benar
0 = Salah
Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan EX-OR ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram EX-OR









Skema pengkabelan Gerbang EX-OR





















BAB II
KESIMPULAN


Gerbang pembangun universal merupakan gerbang yang dibangun oleh beberapa gerbang logika dasar seperti gerbang OR, AND, NOR, NOT, NAND, EX-OR, EX-NOR. Gerbang pembangun yaitu gerbang EX-OR, gerbang EX-NOR dan gerbang penyangga atau buffer. Pada gerbang EX-OR akan memberikan nilai 1 jika masukannya bernilai berbeda dan seballiknya pada gerbang EX-NOR yang akan memberikan nilai 1 pada masukan yang nilainya sama sehingga untuk gerbang EX-NOR merupakan gerbang EX-OR.

Teman sebangku : Mohammad Asci Navis / 123070099

Senin, 16 Maret 2009

Laporan Bab 4

Eko Yuli Prasetyo / 123070079

BAB I

PEMBAHASAN


Alat dan Bahan yang Digunakan

  1. IC 74LS08 (Untuk contoh penerapan gerbang AND)

  2. IC 74LS32 (Untuk contoh penerapan gerbang OR)

  3. IC 74LS04 (Untuk penerapan gerbang NOT)

  4. IC 74LS00 (Untuk penerapan gerbang NAND)

  5. Logic Board

  6. Kabel jumper secukupnya


Langkah-Langkah

  1. Pasang satu-persatu IC 74LS08, IC 74LS32, IC 74LS04, IC 74LS00, pada alat pencoba gerbang kebenaran kemudian hubungkan kabel jumper dari setiap input-input yang akan dihubungkan ke Tombol gerbang logika yang tersedia.

  2. Setelah Input-input sudah dihubungkan, kemudian hubungkan VCC dengan 5Volt dengan kabel jumper.

  3. Kemudian hubungkan elemen ke 7 yaitu GND pada IC ke GND yang ada pada Logic Board.

  4. Setelah kita menghubungkannya sesuai tempat-tempat fungsinya, kemudian kita dapat mencoba hasil kebenaran yang akan muncul sesuai yang akan di tunjukan oleh nyala lampu merah.


  1. Penerapan Gerbang Kombinasi AND dan OR

Tabel kebenaran Gerbang Kombinasi AND dan OR












Ket :

1 = Benar

0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Salah/(0) maka pernyataan pada percobaan gerbang kombinasi AND dan OR ini menunjukan Salah/(0).

Skema Diagram Gerbang Kombinasi AND dan OR





Skema pengkabelan Gerbang Kombinasi AND dan OR



















  1. Penerapan Gerbang Kombinasi AND dan OR

Tabel kebenaran Gerbang Kombinasi AND danOR






Ket :

1 = Benar

0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada percobaan gerbang kombinasi AND dan OR ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram Kombinasi AND dan OR




Skema pengkabelan Gerbang Kombinasi AND dan OR











  1. Penerapan Gerbang Kombinasi AND, NAND, NOT dan OR

Tabel kebenaran Gerbang Kombinasi AND, NAND, NOT dan OR













Ket :

1 = Benar

0 = Salah

Jika setiap elemen yang dihubungkan salah satu ada yang Benar/(1) maka pernyataan pada gerbang kombinasi AND, NAND, NOT dan OR ini menunjukan pernyataan Benar/(1)

Skema Diagram Gerbang Kombinasi AND, NAND, NOT dan OR




Skema pengkabelan Gerbang Kombinasi AND, NAND, NOT dan OR


















BAB II

KESIMPULAN

Dengan adanya kombinasi antar gerbang ini kita diharapkan dapat lebih mengerti dalam penguasaan logika input dan logika hasil output pada setiap gerbang yang nantinya akan dikombinasikan dengan gerbang-gerbang lain. Kombinasi antar gerbang yang kita pelajari pada modul 4 ini dasar dari macam-macam kombinasi gerbang logika yang nantinya akan berkolaborasi semacam dengan gerbang NOT, NAND , NOR, EX-OR, EX-NOR dan masih banyak lagi. Semoga dengan adanya laporan kombinasi antar gerbang ini dapat di jadikan landasan untuk pertemuan-pertemuan yang akan datang jika menemukan kombinasi gerbang yang lainya.


Teman Sebangku : Mohammad Asci Navis (123070099)